• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum


Breaking

4 Penyakit Keturunan yang Harus Diwaspadai

Berdarah Ketika Hamil? Berbahayakah?

5 Warna Rambut Super Trendy yang Cocok untuk Mam

4 Vitamin yang Cocok di Konsumsi di Saat Cuaca Tidak Menentu Seperti Sekarang

Kakak Cemburu Dengan Si Kecil? Simak Tipsnya Berikut Ini


Bekerja Di Rumah, Mungkinkah?


 06 Sep 2016   Penulis Redaksi IbuDanMama  0 Komentar


Menjadi seorang ibu rumah tangga memang sebuah keputusan yang baik. Fokus mengasuh Si Kecil yang butuh perhatian dan kasih sayang serta mengurus keperluan keluarga mungkin menjadi alasan Mam memutuskan untuk berhenti bekerja. Namun, karena kondisi ekonomi yang makin sulit, Mam jadi menyesal karena pemasukan jadi berkurang.

Salah satu hal yang dapat Mam lakukan sebagai ibu rumah tangga namun tetap berpenghasilan adalah dengan bekerja di rumah. Menurut sebagian besar orang, bekerja di rumah adalah hal yang tidak mungkin bisa dilakukan. Benarkah demikian? Apakah kita harus selalu menerima keadaan ini?

Butuhkah?

Sebenarnya Mam bisa saja bekerja di rumah. Bahkan dewasa ini, berkat bantuan teknologi yang semakin maju, banyak pekerjaan yang dapat Mam lakukan di rumah. Penghasilannya pun tak tanggung-tanggung, cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebelum memutuskan untuk bekerja di rumah, pastikan bahwa memang hal tersebut benar-benar mencukupi kebutuhan Mam di rumah. Coba perkirakan berapa penghasilan yang akan Mam dapatkan ketika bekerja di rumah. Apakah hal tersebut sebanding dengan pengeluaran Mam selama ini? Usahakan untuk mendapatkan pekerjaan yang benar-benar mencukupi kebutuhan Mam.

Bicarakan dengan Ayah

Membicarakannya dengan Ayah juga sangat penting. Mam juga harus mendapatkan restu dari Ayah bahwa Mam bekerja di rumah untuk memenuhi kebutuhannya. Bila diperbolehkan oleh Ayah, maka lakukan dengan sungguh-sungguh. Namun bila tidak, Mam boleh berargumen dan meminta penjelasan kenapa Ayah melarang Mam untuk bekerja di rumah. Bila alasan Ayah rasional, hargailah dan jangan marah.

Jangan pernah mengutarakan maksud Mam untuk bekerja di rumah dengan emosi. Hal ini akan memperburuk keadaan hubungan Mam. Selain itu, Ayah akan merasa diremehkan karena tidak memberikan nafkah yang cukup. Oleh karenanya, usahakan untuk membicarakan hal yang sentimentil ini saat kepala dingin dan tanpa bernada tinggi. Demikian ini akan membantu Mam untuk mendapatkan restu dari Ayah.

Bangun Lokasi Bekerja yang Kondusif

Meski judulnya bekerja di rumah, namun sebenarnya tidak jauh berbeda dari bekerja di kantor. Mam tetap butuh area khusus di mana Mam dapat mengerjakan semua pekerjaan Mam. Bedanya, selama bekerja Mam tetap dapat mengasuh Si Kecil dan mengerjakan pekerjaan rumah.

Mengapa butuh area bekerja yang kondusif? Katakanlah Mam saat ini bekerja sebagai penulis. Tentu Mam akan membutuhkan satu ruangan atau area khusus dengan suasana tenang tanpa ada gangguan dari Si Kecil. Atau misalnya, Mam berjualan online dari rumah. Tentu Mam akan membutuhkan satu ruangan khusus untuk menyimpan barang-barang agar tidak tercecer di area rumah dan akhirnya malah rusak karena digunakan Si Kecil untuk bermain. Intinya adalah tempat di mana Si Kecil tidak dapat menjangkau Mam, namun Mam masih dapat mengontrol keberadaan Si Kecil dengan mudah.

Jenis Pekerjaan yang Dapat Dilakukan di Rumah

Berikut ini adalah beberapa pekerjaan yang dapat Mam lakukan di rumah, antara lain:

Kantor virtual: Akhir-akhir ini, kantor virtual jadi tren di banyak negara. Bahkan beberapa perusahaan bekerja sama dengan berbagai orang di dunia sehingga dapat membangun relasi internasional. Untuk pekerjaan ini, Mam dapat mencari lowongan dari internet. Sekedar tips, pilihlah pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahlian Mam. Selain itu, pastikan bahwa kantor tersebut kredibel dan transparan.

Freelancer: Bila Mam memiliki keahlian di bidang penulisan, penerjemahan, desain grafis, atau sebagainya, Mam dapat mendaftar di beberapa situs freelancer. Mungkin Mam akan berkali-kali ditolak ketika melamar di berbagai pekerjaan, namun jangan pernah menyerah karena pasti ada pekerjaan yang benar-benar Mam butuhkan.

Jual beli online: Bisnis online merupakan cara paling mudah dan paling murah bagi Mam yang ingin bekerja di rumah. Yang Mam butuhkan hanyalah supplier produk dan akun media sosial serta akun e-commerce. Buat promosi semenarik mungkin agar pembeli berminat untuk membeli produk Mam.

Katering: Mungkin Mam memiliki keahlian memasak yang cukup istimewa. Tawarkan pada mantan rekan kerja Mam dulu untuk memenuhi kebutuhan catering mereka. Bisnis Mam akan lebih berkembang bila Mam menawarkan menu diet.

 

Bekerja di rumah memang dapat dilakukan, namun dibutuhkan kesungguh-sungguhan serta dukungan dari Ayah. Meski begitu, jangan lupakan fokus Mam sesungguhnya, yakni mengurus Si Kecil. Mereka tetap butuh kasih sayang dan perhatian Mam sepenuhnya.

Related



About The Author

Redaksi IbuDanMama
Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!


Baca Juga:


5 Hal yang Wajib dan Tidak Boleh Dilakukan pada Hari Pertama Kerja
13 Jan 2017

Menjadi Entrepreneur Sambil Bekerja Kantoran? Apa Bisa?
13 Dec 2016

Tips Menolak Tawaran Kerja
25 Nov 2016

Yuk Komentar Mam!


  • Cari di Situs

  • Top Posts & Pages

    • Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
      Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
    • 5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
      5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
    • 5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
      5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
    • Atasi BAB Keras Pada Bayi
      Atasi BAB Keras Pada Bayi
    • Merangsang Gerakan Janin
      Merangsang Gerakan Janin
    • 8 Penyebab Bayi Susah Tidur
      8 Penyebab Bayi Susah Tidur
    • Merangsang Persalinan Secara Alami
      Merangsang Persalinan Secara Alami
    • Tips Mengatasi Kaki Pegal
      Tips Mengatasi Kaki Pegal
    • MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan
      MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan
    • Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
      Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?


  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Recent Posts

    • 4 Penyakit Keturunan yang Harus Diwaspadai
    • Berdarah Ketika Hamil? Berbahayakah?
    • 5 Warna Rambut Super Trendy yang Cocok untuk Mam
    • 4 Vitamin yang Cocok di Konsumsi di Saat Cuaca Tidak Menentu Seperti Sekarang
    • Kakak Cemburu Dengan Si Kecil? Simak Tipsnya Berikut Ini
  • Categories


Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id