Menjadi seorang ibu rumah tangga memang sebuah keputusan yang baik. Fokus mengasuh Si Kecil yang butuh perhatian dan kasih sayang serta mengurus keperluan keluarga mungkin menjadi alasan Mam memutuskan untuk berhenti bekerja. Namun, karena kondisi ekonomi yang makin sulit, Mam jadi menyesal karena pemasukan jadi berkurang.
Salah satu hal yang dapat Mam lakukan sebagai ibu rumah tangga namun tetap berpenghasilan adalah dengan bekerja di rumah. Menurut sebagian besar orang, bekerja di rumah adalah hal yang tidak mungkin bisa dilakukan. Benarkah demikian? Apakah kita harus selalu menerima keadaan ini?
Butuhkah?
Sebenarnya Mam bisa saja bekerja di rumah. Bahkan dewasa ini, berkat bantuan teknologi yang semakin maju, banyak pekerjaan yang dapat Mam lakukan di rumah. Penghasilannya pun tak tanggung-tanggung, cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebelum memutuskan untuk bekerja di rumah, pastikan bahwa memang hal tersebut benar-benar mencukupi kebutuhan Mam di rumah. Coba perkirakan berapa penghasilan yang akan Mam dapatkan ketika bekerja di rumah. Apakah hal tersebut sebanding dengan pengeluaran Mam selama ini? Usahakan untuk mendapatkan pekerjaan yang benar-benar mencukupi kebutuhan Mam.
Bicarakan dengan Ayah
Membicarakannya dengan Ayah juga sangat penting. Mam juga harus mendapatkan restu dari Ayah bahwa Mam bekerja di rumah untuk memenuhi kebutuhannya. Bila diperbolehkan oleh Ayah, maka lakukan dengan sungguh-sungguh. Namun bila tidak, Mam boleh berargumen dan meminta penjelasan kenapa Ayah melarang Mam untuk bekerja di rumah. Bila alasan Ayah rasional, hargailah dan jangan marah.
Jangan pernah mengutarakan maksud Mam untuk bekerja di rumah dengan emosi. Hal ini akan memperburuk keadaan hubungan Mam. Selain itu, Ayah akan merasa diremehkan karena tidak memberikan nafkah yang cukup. Oleh karenanya, usahakan untuk membicarakan hal yang sentimentil ini saat kepala dingin dan tanpa bernada tinggi. Demikian ini akan membantu Mam untuk mendapatkan restu dari Ayah.
Bangun Lokasi Bekerja yang Kondusif
Meski judulnya bekerja di rumah, namun sebenarnya tidak jauh berbeda dari bekerja di kantor. Mam tetap butuh area khusus di mana Mam dapat mengerjakan semua pekerjaan Mam. Bedanya, selama bekerja Mam tetap dapat mengasuh Si Kecil dan mengerjakan pekerjaan rumah.
Mengapa butuh area bekerja yang kondusif? Katakanlah Mam saat ini bekerja sebagai penulis. Tentu Mam akan membutuhkan satu ruangan atau area khusus dengan suasana tenang tanpa ada gangguan dari Si Kecil. Atau misalnya, Mam berjualan online dari rumah. Tentu Mam akan membutuhkan satu ruangan khusus untuk menyimpan barang-barang agar tidak tercecer di area rumah dan akhirnya malah rusak karena digunakan Si Kecil untuk bermain. Intinya adalah tempat di mana Si Kecil tidak dapat menjangkau Mam, namun Mam masih dapat mengontrol keberadaan Si Kecil dengan mudah.
Jenis Pekerjaan yang Dapat Dilakukan di Rumah
Berikut ini adalah beberapa pekerjaan yang dapat Mam lakukan di rumah, antara lain:
Kantor virtual: Akhir-akhir ini, kantor virtual jadi tren di banyak negara. Bahkan beberapa perusahaan bekerja sama dengan berbagai orang di dunia sehingga dapat membangun relasi internasional. Untuk pekerjaan ini, Mam dapat mencari lowongan dari internet. Sekedar tips, pilihlah pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahlian Mam. Selain itu, pastikan bahwa kantor tersebut kredibel dan transparan.
Freelancer: Bila Mam memiliki keahlian di bidang penulisan, penerjemahan, desain grafis, atau sebagainya, Mam dapat mendaftar di beberapa situs freelancer. Mungkin Mam akan berkali-kali ditolak ketika melamar di berbagai pekerjaan, namun jangan pernah menyerah karena pasti ada pekerjaan yang benar-benar Mam butuhkan.
Jual beli online: Bisnis online merupakan cara paling mudah dan paling murah bagi Mam yang ingin bekerja di rumah. Yang Mam butuhkan hanyalah supplier produk dan akun media sosial serta akun e-commerce. Buat promosi semenarik mungkin agar pembeli berminat untuk membeli produk Mam.
Katering: Mungkin Mam memiliki keahlian memasak yang cukup istimewa. Tawarkan pada mantan rekan kerja Mam dulu untuk memenuhi kebutuhan catering mereka. Bisnis Mam akan lebih berkembang bila Mam menawarkan menu diet.
Bekerja di rumah memang dapat dilakukan, namun dibutuhkan kesungguh-sungguhan serta dukungan dari Ayah. Meski begitu, jangan lupakan fokus Mam sesungguhnya, yakni mengurus Si Kecil. Mereka tetap butuh kasih sayang dan perhatian Mam sepenuhnya.







06 Sep 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar