Peer pressure merupakan sebuah momen dimana proses pengambilan keputusan seseorang mendapatkan pengaruh dari orang lain. Artinya, keputusan atau tindakan yang dilakukan Mam bukanlah murni atas dasar keinginan Mam sendiri melainkan ada pengaruh dari satu atau bahkan beberapa teman. Peer pressure bertujuan untuk mengubah sikap, nila-nilai moral atau perilaku seseorang. Akan tetapi, peer pressure juga memiliki efek positif ketika digunakan untuk memotivasi seseorang agar berprestasi atau mau berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
Namun, peer pressure dapat menjadi sebuah masalah serius apabila Mam tidak dapat menanganinya dengan baik. Salah satunya adalah membuat Mam merasa tertekan terhadap suatu keadaan. Berikut ini merupakan beberapa cara yang dapat Mam lakukan untuk menghadapi peer pressure tanpa merasa tertekan.
Jadilah Diri Sendiri
Meski sudah tergolong dewasa, terkadang Mam masih terpengaruh dengan lingkungan atau seorang teman dalam melakukan suatu tindakan, sehingga untuk menghadapi peer pressure tanpa merasa tertekan Mam harus menjadi diri sendiri. Jangan mudah tergoda untuk mengikuti ucapan atau nasihat teman. Cobalah untuk menanyakan segala sesuatu pada diri sendiri untuk mendapatkan keputusan terbaik dari hasil pemikiran yang jernih dan tanpa desakan seorang pun.
Jangan Menganggap Enteng Segala Sesuatu
Peer pressure merupakan masalah nyata yang dapat berdampak serius bila tidak ditangani dengan baik. Ajaklah suami untuk berbagi segala sesuatu yang mungkin harus diputuskan berdua, entah sebagai pasangan maupun sebagai orang tua. Berusahalah untuk tidak menganggap enteng segala sesuatu agar tidak membuat Mam merasa tertekan kemudian hari.
Selalu Bersikap Terbuka
Untuk menghadapi peer pressure tanpa merasa tertekan, Mam dapat mencoba untuk selalu bersikap terbuka. Jika tekanan yang dialami semakin kuat, cobalah meminta saran dari anggota keluarga yang lain. Jangan sampai Mam membuat keputusan atau melakukan sesuatu secara gegabah. Hal ini juga bermanfaat agar anggota keluarga yang lain mengerti apa yang menjadi beban pikiran Mam selama ini.
Mampu Bersikap Tegas
Ada saatnya Mam harus mampu bersikap tegas terhadap tekanan yang diberikan oleh teman-teman. Meskipun saran yang diberikan memiliki dampak positif, Mam tetap harus bisa mengendalikan emosi diri sendiri sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain. Tegas dalam membuat keputusan juga dapat menghindarkan diri Mam dari penyesalan yang mungkin saja akan timbul setelah pengambilan suatu keputusan. Jangan biarkan orang lain menguasai diri Mam.
Menghargai Diri Sendiri
Untuk menghindari perasaan tertekan akibat peer pressure yang dialami Mam, cobalah untuk lebih menghargai diri sendiri. Yakinkan bahwa teman yang baik mampu menghargai perbedaan pendapat serta menghormati keputusan yang diambil oleh Mam tanpa paksaan dari pihak manapun. Menghargai diri sendiri dapat di mulai dengan bersikap tegas dan tidak plin-plan dalam mengambil sebuah tindakan.
Melakukan Aktivitas Lain
Mam dapat mengurangi perasaan tertekan dengan melakukan banyak aktivitas lain sesuai dengan kegemaran. Misalnya saja jika Mam gemar menulis, maka cobalah meluangkan waktu untuk mengisi blog yang lama ditinggalkan, atau justru mencoba peluang menjadi penulis konten yang bisa menghasilkan rupiah. Hal ini bertujuan untuk mengalihkan perhatian Mam dari tekanan-tekanan yang dating dari teman atau pihak lain.
Segarkan Pikiran dengan Berlibur
Selain melakukan aktivitas yang sesuai dengan kegemaran, Mam juga dapat menyegarkan pikiran dengan berlibur ke tempat-tempat yang tenang dan jauh dari hingar-bingar. Cobalah untuk mengunjungi kawasan pegunungan yang memiliki hawa sejuk dan pemandangan hijau. Kedua hal tersebut tentu dapat menyegarkan pikiran Mam dan menghilangkan perasaan tertekan yang muncul akibat peer pressure.
Luangkan Waktu untuk Istirahat
Istirahat yang cukup berperan penting dalam menyeimbangkan emosi Mam di dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tidur juga dipercaya dapat mengembalikan tenaga serta menciptakan jiwa yang optimis dan teguh terhadap pendirian sehingga tidak mudah dipengaruhi.
Percaya atau tidak, tidur di siang hari juga bisa menghindarkan diri Mam dari kelelahan fisik dan juga pikiran, loh. Tidak harus dalam waktu yang sangat lama, cukup 15 hingga 30 menit di siang hari dan 7 hingga 8 jam di malam hari.
Teman memang seseorang yang dapat dimintai pendapat, namun tidak semua pendapat yang diberikan adalah solusi yang tepat untuk dilakukan. Mam memiliki hak penuh dalam mengambil sebuah keputusan sebelum bertindak. Usahakan untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dengan suami dan juga anak-anak. Hal ini bertujuan untuk mengurangi perasaan tertekan yang bisa saja muncul akibat peer pressure yang didapatkan.







28 Jul 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar