Kebiasaan Khas Seorang Ibu yang Bisa Merugikan Diri Sendiri

Sebagai seorang ibu, terkadang Mam tidak sadar bahwa kebiasaan yang sekarang dilakukan terlalu merugikan diri sendiri. Kebiasaan tersebut akan dibahas di dalam artikel kali ini, bahwa sebenarnya kebiasaan yang menurut Mam baik ternyata mempunyai efek negatif yang cukup besar. Misalnya ketika Mam melakukan kebiasaan tersebut, ternyata kehidupan Mam tidak berkembang. Sekarang kami akan mencoba membahas apa saja kebiasaan seorang ibu yang ternyata bisa merugikan diri sendiri. Simak ya, Mam.

Selalu Berkata Iya

Kebiasaan khas seorang Mam pertama adalah selalu berkata iya. Mungkin hal ini lebih banyak dilakukan oleh orang Jawa karena mereka cenderung sulit menolak permintaan orang lain. Bahkan walaupun permintaannya dirasa sulit, mereka selalu mengatakan iya. Padahal seharusnya Mam melihat dulu keadaan diri sendiri dan keluarga. Misalnya keputusan yang Mam ambil ini ternyata merugikan keluarga ataupun diri Anda sendiri, berarti keputusan Mam salah.

Terlalu Memperhatikan Orang Lain

Kebiasaan kedua adalah Mam terlalu memperhatikan orang lain. Kebiasaan ini memang sangat baik, karena kepentingan bersama lebih penting. Tetapi ketika Mam sudah berkeluarga dan mempunyai anak, Mam harus melihat kepentingan Si Kecil terlebih dahulu. Ketika Mam merasa terlalu sering memperhatikan orang lain tetapi keadaan keluarga dan diri sendiri belum terurus, itu berarti ada yang salah dengan perbuatan Anda.

Membanding-bandingkan

Kebiasaan lain yang paling sering dilakukan adalah membanding-bandingkan. Jika Mam sudah sangat kaya ataupun pintar, pasti ada yang lebih kaya dan lebih di luar sana. Perbanyak bersyukur dan berterima kasih atas apa yang Mam dan keluarga dapatkan. Membanding-bandingkan akan membuat stamina fisik dan batin lebih cepat menurun. Perbanyak konsultasi dengan anggota keluarga ataupun teman-teman Anda, itu lebih baik daripada membanding-bandingkan.

Terlalu Perfeksionis

Terakhir adalah Mam terlalu perfeksionis. Menjadi seorang perfeksionis akan membuat kehidupan Mam tidak perkembang. Perfeksionis adalah sikap yang terkadang bagus, jika ditempatkan di bidang yang tepat. Misalnya ketika Anda bekerja, sikap perfeksionis akan membantu Anda mendapatkan hasil yang maksimal. Tetapi jika perfeksionis ini Mam terapkan dalam kehidupan berkeluarga, maaka perkembangan keluarga Anda akan terhambat. Mulai dari keuangan sampai masalah hubungan rumah tangga.

 

Itulah 4 kebiasaan Mam yang dirasa tidak cukup baik jika diteruskan. Mam sendiri yang bisa menilai, apakah kebiasaan tersebut cukup baik atau hanya akan menghambat kehidupan berkeluarga Mam.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :