Manusia hadir dengan berbagai tipe. Ada yang bisa menerima kekalahan dan tidak. Ada yang ketika terjatuh tidak bisa bangkit lagi, tetapi ada yang kecanduan untuk terjatuh karena dengan kegagalan dirinya bisa cepat untuk bangkit lagi. Ada pula tipe yang ketika melakukan kesalahan, dirinya akan sangat depresi dan stres memikirkan dampak kesalahan tersebut. Walaupun kesalahan tersebut sudah dilakukannya bertahun-tahun yang lalu, dirinya tetap tidak bisa memaafkan diri sendiri.
Apabila Mam termasuk orang yang susah memaafkan diri sendiri, sebaiknya Mam segera menyimak tulisan di bawah ini. Walaupun terlihat sederhana, kemampuan untuk memaafkan diri sendiri sangat penting karena jika ada Anda terpuruk dalam kesalahan tersebut, kehidupan Mam tidak akan bisa tenang.
Manusia Adalah Letaknya Salah
Mam harus ingat bahwa manusia tempatnya salah. Sebaik-baiknya manusia pasti akan melakukan kesahalan. Hal yang harus Mam lakukan bukanlah berlarut-larut menyesali kesalahan tersebut, tetapi memikirkan cara untuk segera bangkit. Misalnya, Mam melakukan kesalahan besar dan efeknya sangat tinggi di masyarakat. Maka, Mam harus mengakui kesalahan tersebut dan segera bangkit. Apabila perlu, ceritakan semua masalah yang Mam alami kepada keluarga karena dukungan keluarga akan menjadi sangat berarti.
Instropeksi Diri Sendiri
Agar tidak berlarut-larut dalam suatu kesalahan, jangan menyalahkan atau bahkan mencari-cari kesalahan orang lain. Semakin Mam mencari kesalahan orang lain, Mam akan semakin merasa jengkel dan terus berlarut-larut dalam kesalahan yang sama. Sebaiknya, Mam menginstropeksi diri dan mengakui kesalahan yang dibuat. Jika memang ada beberapa kasus yang memang tidak menguntungkan pihak Mam, baru Mam boleh berkilah untuk melakukan pembelaan.
Selalu Mendahulukan Kepentingan Orang Lain
Untuk meminimalisir kesalahan, Mam bisa mendahulukan kepentingan orang lain daripada pribadi. Di tempat kerja, misalnya, cobalah untuk membantu orang lain jika waktu Mam memang sedikit longgar. Dengan banyak membantu orang lain, maka Mam akan merasa lebih bermanfaat dan hal tersebut akan menciptakan perasaan positif.
Namun, ada pula tipe orang yang cuek. Ketika berada di lingkungan baru, dirinya tidak akan begitu peduli. Jika Mam adalah tipe orang seperti itu, Mam bisa sedikit demi sedikit mengurangi kebiasaan tersbut dengan ikut makan siang dan pergi keluar bersama teman-teman kantor.
Gagal Bukan Berarti Kalah
Hal terakhir yang harus Mam ketahui adalah gagal bukan berarti kalah. Kekalahan yang sesungguhnya adalah jika Mam tidak bangkit kembali dari kegagalan yang dialami. Mungkin Mam sudah sering mendengar bahwa kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Walaupun tidak dijelaskan harus berapa kali gagal untuk menggapai kesuksean, tetapi gagal akan menempa diri Mam menjadi pribadi yang lebih baik. Kesalahan yang Mam buat ini bisa menjadi salah satu bentuk penempa diri. Jika Mam tidak belajar dari kesalahan, berarti Mam akan selangkah lebih dekat dengan kekalahan.
Tips di atas memang hanya teori karena bagaimana pun juga, yang mengetahui keadaan Mam adalah diri Mam sendiri. Namun, bukan berarti tips tersebut tidak bisa diterapkan. Selalu ada cara yang bisa dilakukan untuk memaafkan diri sendiri. Siapa tahu salah satu dari tips di atas bisa berhasil pada diri Mam.







06 Nov 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar