• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum


Breaking

Tidak Perlu ke Salon! Mam Bisa Membuat Nail Art Sendiri di Rumah

5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Kartu Kredit Pertama

4 Metode Pengobatan Alternatif yang Aman untuk Ibu Hamil

Olahraga Bersama Balita? Bisa Sekali, Mam!

Kenali Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder


Tips Memaafkan Diri Sendiri


 06 Nov 2016   Penulis Redaksi IbuDanMama  0 Komentar


Manusia hadir dengan berbagai tipe. Ada yang bisa menerima kekalahan dan tidak. Ada yang ketika terjatuh tidak bisa bangkit lagi, tetapi ada yang kecanduan untuk terjatuh karena dengan kegagalan dirinya bisa cepat untuk bangkit lagi. Ada pula tipe yang ketika melakukan kesalahan, dirinya akan sangat depresi dan stres memikirkan dampak kesalahan tersebut. Walaupun kesalahan tersebut sudah dilakukannya bertahun-tahun yang lalu, dirinya tetap tidak bisa memaafkan diri sendiri.

Apabila Mam termasuk orang yang susah memaafkan diri sendiri, sebaiknya Mam segera menyimak tulisan di bawah ini. Walaupun terlihat sederhana, kemampuan untuk memaafkan diri sendiri sangat penting karena jika ada Anda terpuruk dalam kesalahan tersebut, kehidupan Mam tidak akan bisa tenang.

Manusia Adalah Letaknya Salah

Mam harus ingat bahwa manusia tempatnya salah. Sebaik-baiknya manusia pasti akan melakukan kesahalan. Hal yang harus Mam lakukan bukanlah berlarut-larut menyesali kesalahan tersebut, tetapi memikirkan cara untuk segera bangkit. Misalnya, Mam melakukan kesalahan besar dan efeknya sangat tinggi di masyarakat. Maka, Mam harus mengakui kesalahan tersebut dan segera bangkit. Apabila perlu, ceritakan semua masalah yang Mam alami kepada keluarga karena dukungan keluarga akan menjadi sangat berarti.

Instropeksi Diri Sendiri

Agar tidak berlarut-larut dalam suatu kesalahan, jangan menyalahkan atau bahkan mencari-cari kesalahan orang lain. Semakin Mam mencari kesalahan orang lain, Mam akan semakin merasa jengkel dan terus berlarut-larut dalam kesalahan yang sama. Sebaiknya, Mam menginstropeksi diri dan mengakui kesalahan yang dibuat. Jika memang ada beberapa kasus yang memang tidak menguntungkan pihak Mam, baru Mam boleh berkilah untuk melakukan pembelaan.

Selalu Mendahulukan Kepentingan Orang Lain

Untuk meminimalisir kesalahan, Mam bisa mendahulukan kepentingan orang lain daripada pribadi. Di tempat kerja, misalnya, cobalah untuk membantu orang lain jika waktu Mam memang sedikit longgar. Dengan banyak membantu orang lain, maka Mam akan merasa lebih bermanfaat dan hal tersebut akan menciptakan perasaan positif.

Namun, ada pula tipe orang yang cuek. Ketika berada di lingkungan baru, dirinya tidak akan begitu peduli. Jika Mam adalah tipe orang seperti itu, Mam bisa sedikit demi sedikit mengurangi kebiasaan tersbut dengan ikut makan siang dan pergi keluar bersama teman-teman kantor.

Gagal Bukan Berarti Kalah

Hal terakhir yang harus Mam ketahui adalah gagal bukan berarti kalah. Kekalahan yang sesungguhnya adalah jika Mam tidak bangkit kembali dari kegagalan yang dialami. Mungkin Mam sudah sering mendengar bahwa kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Walaupun tidak dijelaskan harus berapa kali gagal untuk menggapai kesuksean, tetapi gagal akan menempa diri Mam menjadi pribadi yang lebih baik. Kesalahan yang Mam buat ini bisa menjadi salah satu bentuk penempa diri. Jika Mam tidak belajar dari kesalahan, berarti Mam akan selangkah lebih dekat dengan kekalahan.

 

Tips di atas memang hanya teori karena bagaimana pun juga, yang mengetahui keadaan Mam adalah diri Mam sendiri. Namun, bukan berarti tips tersebut tidak bisa diterapkan. Selalu ada cara yang bisa dilakukan untuk memaafkan diri sendiri. Siapa tahu salah satu dari tips di atas bisa berhasil pada diri Mam.

Related



About The Author

Redaksi IbuDanMama
Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!


Baca Juga:


Jangan Sampai Pertemanan Berakhir Setelah Menikah
05 Nov 2016

Menjadi Ibu Rumah Tangga yang Produktif
05 Oct 2016

Kesalahan yang “Boleh” Dilakukan Seorang Ibu
28 Aug 2016

Yuk Komentar Mam!


  • Cari di Situs

  • Top Posts & Pages

    • Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
      Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
    • Atasi BAB Keras Pada Bayi
      Atasi BAB Keras Pada Bayi
    • 5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
      5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
    • 5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
      5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
    • Merangsang Gerakan Janin
      Merangsang Gerakan Janin
    • Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
      Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
    • Merangsang Persalinan Secara Alami
      Merangsang Persalinan Secara Alami
    • MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan
      MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan
    • Tips Mengatasi Kaki Pegal
      Tips Mengatasi Kaki Pegal
    • 8 Penyebab Bayi Susah Tidur
      8 Penyebab Bayi Susah Tidur


  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Recent Posts

    • Tidak Perlu ke Salon! Mam Bisa Membuat Nail Art Sendiri di Rumah
    • 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Kartu Kredit Pertama
    • 4 Metode Pengobatan Alternatif yang Aman untuk Ibu Hamil
    • Olahraga Bersama Balita? Bisa Sekali, Mam!
    • Kenali Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder
  • Categories


Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id