Mam, waktu tidur orang dewasa idealnya adalah 7-8 jam, namun tidak sedikit orang dewasa yang mengaku tidak bisa menikmati waktu tidur mereka. Berikut beberapa alasan yang membuat Mam selalu tidur tidak nyenyak:
-
Pola makan yang tidak benar
Mengantuk setelah makan memang sering terjadi, namun bukan berarti Mam bisa makan dengan porsi besar tepat sebelum jam tidur supaya cepat mengantuk dan tidur dengan nyenyak. Di lain sisi, tidur dengan perut kosong juga membuat tidur menjadi tidak nyaman, apalagi jika kadar gula Mam rendah. Untuk itu, Mam perlu membenahi pola makan Mam, khususnya makan malam. Dilansir dari situs web Pikiran Rakyat, waktu yang ideal untuk makan malam adalah sebelum pukul 19.00. Mam juga harus memberi jeda tiga jam antara waktu makan malam dan waktu tidur, dan jangan menunda makan malam lebih dari pukul 22.00.
-
Mengonsumsi kafein terlalu banyak
Tahukkah Mam, menurut situs web DailyMail, lebih dari 20 juta orang dewasa menderita masalah tidur pada tahap tertentu kehidupan mereka. Dari jumlah tersebut, insomnia adalah penyebab paling umum dan membuat frustasi para penderitanya. Salah satu penyebab seseorang mengalami insomnia adalah terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti: teh, kopi, kola, dan cokelat. Dr. Paula Franklin, asisten direktur medis di BUPA, menjelaskan bahwa rata-rata orang mengonsumsi kafein lebih dari 600mg setiap harinya (sebagai perbandingan, setiap kopi atau teh biasanya mengandung 80-150mg kafein). Maka jika meminum kopi atau teh menjadi rutinitas Mam, pastikan bahwa minuman tersebut bebas kafein.
-
Stress dan depresi
Selain kafein, penyebab seseorang tidak mendapatkan tidur nyenyak lainnya adalah karena stress dan depresi. Masalah psikologis seperti cemas atau takut berlebihan akan membuat rasa kantuk seseorang menghilang dan sulit tidur. Kalaupun dapat tidur, biasanya orang yang sedang stress akan bangun tengah malam atau pagi-pagi sekali. Untuk mengatasinya, cobalah untuk berolahraga secara rutin. Olahraga terbukti ampuh dalam memerangi insomnia karena dapat meningkatkan metabolisme dan mendorong produksi hormon adrenalin dan berbagai hormon stimulan lainnya. Penting diingat, jangan berolahraga secara berlebihan karena dapat membuat sulit tidur.
-
Ketergantungan terhadap pil herbal dan obat tidur
Obat herbal memang dapat membantu seseorang untuk tidur lebih nyenyak, tetapi beberapa ramuan memiliki efek sebaliknya. Ginseng misalnya. Ginseng berguna sebagai stimulan dalam tubuh kita, tetapi stimulan tersebut juga dapat mengganggu pola tidur seseorang. Jika Mam termasuk orang-orang yang mengonsumsi obat-obatan herbal, usahakan untuk tidak meminumnya di siang atau malam hari. Sama seperti obat-obatan herbal, obat tidur pun bekerja demikian. Dr. Franklin menjelaskan bahwa obat tidur seperti temazepam dapat menyebabkan insomnia bila dikonsumsi dalam waktu yang lama. “Lama-kelamaan otak akan mentoleransi efek yang dihasilkan oleh obat-obatan tersebut, yang berarti pengguna harus menaikan dosis untuk mengatasi ketidakmampuan tidur mereka,” terang Dr. Franklin.
Mam, studi lainnya menunjukkan bahwa cukup atau tidaknya seseorang beristirahat saat malam hari berpengaruh besar dalam kualitas orang tersebut. Dilansir dari situs web WebMD, setidaknya terdapat sembilan alasan yang mengharuskan Mam mematikan laptop, handphone, mematikan lampu, pergi ke kamar, dan mendapatkan tidur yang cukup.
Tidur yang cukup akan memberikan tubuh Mam imunitas sehingga membuat tubuh menjadi lebih sehat, membuat kehidupan seks menjadi lebih baik, meredakan rada sakit (misalnya setelah operasi), menurunkan risiko kecelakaan (seperti mengantuk saat menyetir), membuat mood lebih baik, berat badan yang terkontrol, menyegarkan pikiran, membuat daya ingat lebih baik, dan sistem imun menjadi lebih kuat. Jadi, yuk hindari segala hal yang membuat tidur Mam menjadi tidak nyenyak!







