Semakin hari, kesibukan semakin membuat stress. Baik itu di rumah maupun di lokasi kerja, rasanya tidak ada habisnya. Apakah Mam merasa kesibukan tersebut kian hari semakin membebankan jiwa? Mungkin Mam perlu untuk mengatur waktu sendiri atau biasa dikenal dengan me time. Mengatur me time bukan berarti Mam harus menyendiri dan berperilaku anti sosial. Sekedar menikmati kesendirian di kamar juga bisa dibilang me time selama Mam benar-benar rileks. Lantas, apa manfaat me time untuk diri Mam? Apa rileks satu-satunya tujuan me time?
Mam Dapat Menikmati Kesendirian
Banyak yang menganggap me time hanya untuk orang-orang yang kesepian. Bukan seperti itu me time yang sebenarnya, namun lebih kepada bagaimana Mam melakukan hal-hal yang tidak bisa Mam lakukan ketika bersama orang lain. Banyak orang lupa bahwa mereka dapat lebih enjoy ketika mereka sendiri daripada bersama banyak orang. Me time adalah waktu dimana Mam dapat benar-benar menjadi diri sendiri yang sesungguhnya tanpa perlu berpikir apapun pandangan orang lain.
Me-restart Tubuh dan Pikiran
Kesibukan pekerjaan di rumah atau di kantor akan sangat melelahkan, baik jiwa maupun raga. Tidur memang menjadi satu-satunya “obat” penghilang lelah. Sayangnya, hanya tubuh Mam yang kembali segar, tidak dengan pikiran Mam. Dengan me time, Mam dapat semakin benar-benar rileks , tanpa ada gangguan. Hal ini dapat menjernihkan pikiran, mengembalikan fokus, hingga akal pikiran jadi kembali sehat.
Mengembalikan Konsentrasi dan Meningkatkan Produktivitas
Me time membantu menghilangkan semua hal yang mengganggu Mam untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Ya, seperti yang dikatakan sebelumnya, me time mampu dengan sempurna me-restart tubuh dan pikiran. Ketika tubuh dan pikiran kembali segar, Mam akan mampu lebih berkonsentrasi dengan pekerjaan Mam yang nantinya akan membantu Mam menyelesaikan pekerjaan Mam dalam waktu yang lebih singkat dari biasanya.
Membantu Berpikir Lebih Dalam
Mungkin ada masalah besar dalam hari-hari Mam yang membutuhkan pemikiran yang lebih dalam. Saat me time, Mam benar-benar menjadi diri sendiri, tanpa ada pengaruh dari orang lain. Momen seperti inilah yang harus Mam manfaatkan untuk berpikir lebih dalam tentang apa yang ingin Mam lakukan. Bandingkan ketika Mam harus berpikir ketika ada orang-orang lain di sekitar Mam. Bukan tidak mungkin keputusan Mam merupakan keputusan “ikut-ikutan” dari orang lain tanpa pertimbangan lebih dalam.
Membantu Tidur Lebih Baik
Setiap malam ketika tidur, otak kita selalu teringat akan kejadian-kejadian yang telah kita lakukan sepanjang hari. Akibatnya, kejadian-kejadian tersebut bercampur menjadi emosi saat itu sehingga terbentuklah mimpi. Sayangnya, selain mimpi, hal-hal tersebut juga membangun kecemasan dan stress sehingga tidur menjadi kurang nyenyak. Maka dari itu, me time sangatlah cocok untuk membangun tidur yang nyenyak dan nyaman.
Memperbaiki Kualitas Hubungan dengan Orang Sekitar
Mungkin Mam berpikir bagaimana caranya kesendirian mampu memperbaiki kualitas hubungan dengan orang sekitar? Dengan me time, Mam akan memahami bagaimana sesungguhnya sikap orang-orang sekitar menanggapi keberadaan Mam. Selain itu, pikiran positif yang dibawa oleh Mam setelah menyempatkan me time secara tidak langsung juga akan tertular kepada mereka.
Membantu Mencapai Tujuan Hidup Mam
Seberapa sering Mam membantu orang lain untuk mencapai tujuan mereka? Menjahit kostum untuk pentas drama Si Kecil atau membantu mempersiapkan acara keluarga di rumah kakak. Memang itu membantu mereka untuk mencapai tujuan mereka, namun bagaimana dengan tujuan Mam sendiri? Apakah Mam juga mendapatkan bantuan dari mereka? Atau mungkin, tujuan Mam memang harus Mam lakukan sendiri? Itulah yang jadi tujuan lain menjadwalkan me time di sela-sela aktifitas. Mam jadi dapat menentukan langkah selanjutnya untuk mencapai tujuan Mam di masa depan. Dengan demikian, Mam akan mencapai tujuan Mam dengan cepat.
Begitulah tadi beberapa manfaat me time yang dapat Mam rasakan untuk diri sendiri. Tak perlulah meluangkan waktu hingga seharian penuh. Dalam sebuah penelitian, seorang wanita hanya butuh 17 menit dari aktifitasnya seharian penuh untuk melakukan me time apabila wanita tersebut ingin terbebas dari stress. Me time, kenapa tidak?







13 May 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar