Honeymoon bukan hanya untuk pasangan yang baru menikah saja, Mam. Pasangan yang sudah bertahun-tahun menikah pun butuh untuk melakukan second honeymoon agar hubungan tetap terjalin mesra dan jauh dari kata membosankan. Namun, hal-hal apa saja, ya, yang menunjukkan bahwa Mam dan pasangan benar-benar membutuhkan second honeymoon?
Tabungan Menumpuk Tanpa Tujuan
Menabung memang wajib dilakukan oleh seluruh keluarga, tetapi coba sesekali cek tabungan Mam yang bersifat tidak terlalu darurat. Apakah jumlahnya sudah menumpuk tanpa tahu harus digunakan untuk apa? Tidak ada salahnya mengambil sedikit uang dari tabungan tersebut untuk dialokasikan pada biaya second honeymoon. Ajak pasangan Mam untuk berunding, destinasi second honeymoon mana yang sesuai dengan budget tabungan dan keinginan kedua belah pihak.
Si Kecil Meminta Adik
Pernahkah Mam mendengar celetukan Si Kecil untuk meminta adik? Jika iya, inilah saat yang tepat untuk melakukan second honeymoon bersama pasangan. Dengan adanya saudara baru, Si Kecil akan mendapat teman bermain tambahan sehingga tidak merasa kesepian. Si Kecil juga dapat sekaligus belajar bertanggung jawab dengan melindungi adik barunya nanti.
Family Time Sering Terganggu
Apa tujuan Mam dan pasangan bekerja setiap hari? Tentu agar mampu memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga dan Si Kecil, bukan? Meski begitu, bukan berarti Mam dan pasangan harus merelakan waktu weekend untuk pekerjaan pula. Jika memang hal tersebut yang terjadi kini, sudah saatnya Mam dan pasangan mengambil langkah mundur sejenak dan mengistirahatkan pikiran dengan second honeymoon. Kualitas hubungan di antara Mam dan pasangan pun akan semakin baik.
Merasa Terlalu Jenuh
Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa sesuatu yang hanya berfungsi sebagai rutinitas tidaklah baik. Coba ingat seberapa sering Mam dan pasangan mengeluh ketika bertemu dengan hari Senin karena harus kembali pada rutinitas bekerja? Nah, jika Mam dan pasangan pernah merasakan hal tersebut dalam hubungan pernikahan, inilah saatnya melakukan second honeymoon untuk kembali “membangkitkan” hubungan.
Itulah beberapa tanda Mam dan pasangan membutuhkan second honeymoon. Setiap hubungan memang memiliki situasi yang berbeda, namun keempat tanda di atas cukup umum terjadi. Saat melakukan second honeymoon, jangan lupa titipkan Si Kecil pada nenek dan kakek atau sanak saudara terdekat ya, Mam.






