• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum


Breaking

Diet Mayo, Cocok Tidak Untuk Ibu Hamil?

Jajanan Teh Hijau yang Bagus untuk Menghilangkan Stres

Tema Pernikahan di Bulan April

Agar Tidak Tampil Menor Dengan Lipstik Merah

Hal-Hal yang Harus Dibawa Saat Menjenguk Mertua yang Sakit


Dengan Sarapan, Si Kecil Akan Lebih Semangat Sekolah


 31 Mar 2016   Penulis Redaksi IbuDanMama  0 Komentar


Mam pasti sudah mengetahui betapa pentingnya sarapan bagi Si Kecil. Pemilihan menu sarapan dapat berpengaruh pada aktivitas belajar Si Kecil di sekolah. Dengan kinerja tubuh dan otak yang lebih maksimal, Si Kecil pasti akan lebih merasa semangat untuk belajar dan beraktivitas. Oleh sebab itu, sebagai orang tua, Mam wajib memberi perhatian lebih terhadap menu sarapan Si Kecil.

Mengisi Kadar Gula Darah

Tidur pada malam hari dapat menimbulkan rasa lapar karena tidak adanya asupan makanan selama 8-10 jam. Itulah mengapa setelah bangun tidur, Si Kecil harus diberi energi. Menu sarapan yang baik akan mengembalikan gula darah yang hilang. Dengan begitu, energi untuk otak akan terisi sehingga dapat membantu Si Kecil untuk belajar secara lebih semangat di sekolah. Jangan biarkan Si Kecil melewatkan sarapan karena hal tersebut dapat menurunkan daya konsentrasinya. 

Sarapan Karbohidrat Kompleks

Agar aktivitas Si Kecil di sekolah tidak terganggu, penuhi kebutuhan kalorinya melalui sarapan yang mengandung karbohidrat kompleks. Kandungan tersebut dapat melepaskan energi secara bertahap sehingga Si Kecil merasa kenyang lebih lama. Si Kecil pun tidak akan tergiur untuk membeli jajanan yang belum terjamin kebersihan dan kandungan kesehatannya. Menu sarapan karbohidrat kompleks bisa didapatkan dari nasi goreng, roti gandum, dan lain sebagainya.

Lengkapi dengan Kandungan Protein

Selain karbohidrat, lengkapi pula menu sarapan Si Kecil dengan kandungan protein. Kurangi lemak, gula, dan garam untuk menjaga menu sarapan tetap sehat. Salah satu menu sarapan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein adalah gandum utuh. Satu porsi gandum utuh setara dengan dua kali penyajian sereal, dua sendok makan beras merah, dan tiga sendok makan pasta yang dibuat dengan gandum utuh. Kandungan protein lain juga bisa Mam dapatkan melalui telur atau susu.

Menu Praktis dengan Sereal

Ketika menyajikan sarapan, usahakan untuk memilih menu yang cepat diolah namun tetap sehat. Salah satu yang dapat Mam pilih adalah sereal. Cukup menambah sereal dengan susu, Mam pun telah mendapatkan menu sarapan yang akan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bagi tubuh Si Kecil. Namun, usahakan agar sereal yang dipilih terbuat dari gandum utuh, ya, Mam, karena mengandung lebih banyak serat dan vitamin B yang diperlukan untuk membantu pelepasan energi.

Ciptakan Suasana yang Menyenangkan

Hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan ketika sarapan adalah suasana yang menyenangkan agar dapat membangkitkan mood. Mam perlu menunjukkan pada Si Kecil bahwa aktivitas makan merupakan sesuatu yang menyenangkan. Oleh sebab itu, biasakan untuk sarapan bersama keluarga. Libatkan Si kecil dalam percakapan ringan yang membuat dia antusias untuk melakukan komunikasi. Mengawali hari dengan mood yang baik akan membangkitkan semangatnya.

Selain kelima hal di atas, pastikan pula bahwa Si Kecil telah mencukupi kebutuhan air mineralnya, ya, Mam. Dalam sehari, minimal ia harus mengonsumsi delapan gelas air mineral untuk mencegah konstipasi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terganggunya sistem pencernaan dan kurangnya nafsu makan.

Related



About The Author

Redaksi IbuDanMama
Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!


Baca Juga:


Menu untuk Mertua yang Sedang Sakit
28 Apr 2016

Kapan Sebaiknya Pap Smear Dilakukan?
12 Apr 2016

Ini Dia Hal-hal yang Bisa Membuat Finansial Keluarga Bermasalah
18 Mar 2016

Yuk Komentar Mam!


  • Cari di Situs

  • Top Posts & Pages

    • Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
      Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
    • 5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
      5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
    • Tips Mengatasi Kaki Pegal
      Tips Mengatasi Kaki Pegal
    • 5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
      5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
    • Atasi BAB Keras Pada Bayi
      Atasi BAB Keras Pada Bayi
    • Merangsang Gerakan Janin
      Merangsang Gerakan Janin
    • Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
      Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
    • Merangsang Persalinan Secara Alami
      Merangsang Persalinan Secara Alami
    • 4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan
      4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan
    • MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan
      MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan


  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Recent Posts

    • Diet Mayo, Cocok Tidak Untuk Ibu Hamil?
    • Jajanan Teh Hijau yang Bagus untuk Menghilangkan Stres
    • Tema Pernikahan di Bulan April
    • Agar Tidak Tampil Menor Dengan Lipstik Merah
    • Hal-Hal yang Harus Dibawa Saat Menjenguk Mertua yang Sakit
  • Categories


Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id