Mam, apakah anak Anda telah memasuki usia playgroup? Jika iya, apakah saat ini Anda sedang bingung pentingkah memasukkan anak batita Anda ke dalam pre-school atau playgroup? Tenang, Mam, Anda tidak sendiri. Begitu banyak alasan mengapa orang tua akhirnya memutuskan untuk memasukkan anaknya ke dalam pre-school, namun apakah hal tersebut benar-benar perlu ?
Mengutip dari halaman mommiesdaily.com, seorang ahli psikologi perkembangan David Elkind berpendapat bahwa, jika kedua orang tua di rumah mampu memberikan pendidikan anak usia dini dirumah dan juga cukup kompeten serta memiliki dedikasi dalam hal bersedia menyediakan waktu dan energi untuk menstimulasi dan mengajarkan sang anak, memasukki anak ke dalam playgroup ataupun pre-school tidaklah penting. Namun, ketika keadaan di rumah Anda tidak seperti itu, maka pre-school adalah langkah yang tepat untuk tumbuh kembang anak Anda.
Mam, sebenarnya banyak sekali manfaat yang akan Anda dapatkan setelah menyekolahkan anak Anda meskipun pada usia dini. Hal ini juga memiliki kaitan dengan fasilitas yang ada di rumah Anda, karena ketika di dalam pre-school tentu fasilitas yang diberikan sudah terjamin begitu pula tenaga ahli di dalamnya. Dengan berkumpul bersama teman-teman seusiannya, Anak Anda juga dapat belajar bersosialisasi. Di luar sana, banyak sekali tersedia playgroup ataupun pre-school yang menawarkan banyak keuntungan bagi tumbuh kembang anak Anda, Mam. Namun, karena banyaknya pilihan, Mam perlu berhati-hati agar tidak salah memilih playgroup untuk buah hati Anda. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih pre-school:
Program Kurikulum
Hal utama yang perlu Mam perhatikan pada pilihan pre-school untuk anak Anda adalah program kurikulum yang ditawarkan. Pre-school yang baik akan menawarkan program dengan memberikan anak Anda waktu bermain yang lebih banyak . Anak-anak akan diajak untuk mengerjakan materi pembelajaran sekaligus bersosialisasi dan juga mencoba bermacam-macam aktivitas sepanjang hari. Selain itu, pastikan pula bahwa Mam memilih sekolah yang membantu Anda dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan ataupun etika.
Tenaga Pengajar
Mam, tenaga kerja di dalam suatu pre-school sangat menentukan kualitas pre-school tersebut. Pastikan pada sekolah yang akan Anda pilih memiliki tenaga kerja yang dapat menyayangi dan memperhatikan anak Anda secara mendetail. Guru yang baik sudah selayaknya menyadari bahwa setiap murid memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda sehingga para guru tersebut dapat mempelajari dan menyikapi hal tersebut dengan baik secara sekaligus. Tips tambahan untuk Mam, pilihlah pre-school yang memiliki guru serta staff yang tidak pelit dengan segala informasi, karena ini penting bagi Anda ke depannya ketika anak Anda sudah bersekolah di tempat tersebut.
Lokasi dan Biaya
Faktor lokasi dan biaya memiliki peran yang tidak kalah pentingnya,Mam. Sebaiknya Anda memilih lokasi pre-school yang tidak jauh dari rumah Anda. Hal ini bukan berarti tidak memiliki alasan, lokasi yang begitu jauh dari rumah dapat memicu stress pada anak ketika terjadi kemacetan di jalan. Jika anak Anda telah merasakan kelelahan atau stress sebelum ia bersekolah tentu dapat mengganggu konsentrasi anak ketika menerima pembelajaran. Untuk dalam permasalahan biaya, pertimbangkan dengan kondisi keuangan keluarga Anda,Mam. Biaya yang besar dan juga fasilitas yang mewah memang sangat menggoda, namun belum tentu menjamin kualitas dari kurikulum yang ditawarkan.
Mam, itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh Anda sebelum memasukkan anak Anda ke dalam pre-school. Namun perlu diperhatikan kembali, bahwa sebaiknya Anda tidak memaksakan anak Anda untuk bersekolah. Tunggulah hingga Ia ingin sekolah, namun tetap dengan stimulan-stiumulan dari Mam untuk mengajak anak Anda bersekolah. Semoga bermanfaat ya,Mam! Bagikan pengalaman pertama Anda menyekolahkan anak Anda ke dalam pre-school di dalam komentar ya !







26 Feb 2017
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar