• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum


Breaking

4 Tanda Si Kecil Terkena Demam Berdarah

Berapa Bulan Sekali Seharusnya Mam Pergi Perawatan?

Bagaimana Cara Menentukan Masa Subur Dengan Baik?

4 Makanan Berwarna yang Bisa Mengubah Mood Si Kecil

6 Cara Mengatasi Gejala Penyakit Kulit di Saat Banjir


4 Tanda Si Kecil Terkena Demam Berdarah


 07 Mar 2017   Penulis Redaksi IbuDanMama  0 Komentar


Mam, tentu Anda sudah sering mendengar tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang umum terjadi di daerah beriklim tropis ini disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk dan lalu tertular pada manusia melalui gigitannya.

Mengutip doktersehat.com, Indonesia kini posisi menempati posisi Negara tertinggi dalam kasus penyakit DBD di Asia Tenggara.Tidak hanya di Asia Tenggara, Indonesia pun menempati peringkat kedua DBD tertinggi di dunia setelah Brazil. Selain itu, Demam Berdarah Dengue juga menjadi salah satu penyebab kematian anak di sebagian Negara Asia tertinggi. Oleh karena itu, kenaliah beberapa tanda atau gejala ketika si kecil terkena demam berdarah.

Tubuh Anak Mengalami Demam Tinggi

Tubuh anak dan balita lebih rentan dari orang dewasa sehingga penanganan demam berdarah sejak dini pada anak sangat diperlukan. Pada umumnya gejala demam berdarah pada anak dan balita tidak selalu muncul secara langsung, biasanya gejala tersebut muncul pada hari ke-4 hingga seterusnya. Gejala pertama penyebab demam berdarah adalah ketika anak atau balita Anda tiba-tiba mengalami demam tinggi.

Demam tinggi ini dapat mencapai suhu hingga 40 derajat selsius. Tidak hanya demam, biasanya tubuh anak akan merasa menggigil serta panas dingin. Demam tersebut bisa saja turun dan seperti akan sembuh, namun tiba-tiba kambuh lagi. Demam seperti ini akan terus berulang hingga hampir satu minggu. Ada baiknya Anda segera membawa anak Anda jika sudah mengalami demam hingga lebih dari 5 hari.

Tubuh Mendadak Lemas dan Lesu

Ketika terserang demam berdarah, tubuh anak Anda akan terasa sangat lemas dan lesu. Tidak hanya itu, biasanya anak akan mengalami rasa nyeri di belakang mata, nyeri sendi, otot dan atau tulang. Wajah anak atau balita Anda akan terlihat sangat pucat dan juga sakit kepala.

Muncul Bintik-bintik Merah dan ruam di Tubuh Anak

Mam, ketika Anda menemukan tubuh anak Anda berbintik-bintik dan ruam merah, hal tersebut adalah salah satu gejala dari demam berdarah. Bintik dan ruam merah disebabkan oleh virus dengue yang menyerang sistem pembukaan darah dalam tubuh. Pada fase yang paling parah, anak Anda kemungkinan akan mengalami mimisan dan lalu muntah darah seperti kopi berwarna hitam. Selain itu, kulit anak Anda juga akan mudah mengalami memar setelah terserang virus ini.

Rasa Mual dan Nafsu Makan Berkurang

Ketika anak Anda mengalami demam berdarah, anak Anda akan sering merasa mual hingga membuat nafsu makannya berkurang. Gejala demam berdarah pada anak biasanya masih termasuk pada tahap yang ringan hingga sedang. Namun pada orang dewasa gejala demam berdarah berawal dari tahap sedang hingga berat. Gejala demam berdarah biasanya terjadi selama satu minggu.

Mam, itulah beberapa gejala-gejala dari penyakit demam berdarah pada anak dan balita. Pada tiap gejalanya, tidak berbeda dengan gejala yang terjadi pada orang dewasa. Mam, segeralah bawa anak atau balita Anda ketika tiba-tiba terserang demam tinggi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut guna mencegah keterlambatan penanganan terhadap penyakit ini. Semoga bermanfaat, Mam!

Related



About The Author

Redaksi IbuDanMama
Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!


Baca Juga:


5 Ide Kreatif untuk Memberikan Hukuman pada Si Kecil
27 Feb 2017

Apakah Si Kecil Benar-Benar Membutuhkan Playgroup?
26 Feb 2017

Kapan seharusnya Si Kecil Bermain Gadget?
23 Feb 2017

Yuk Komentar Mam!


  • Cari di Situs

  • Top Posts & Pages

    • Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
      Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
    • 5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
      5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
    • Atasi BAB Keras Pada Bayi
      Atasi BAB Keras Pada Bayi
    • 5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
      5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
    • Merangsang Gerakan Janin
      Merangsang Gerakan Janin
    • Tips Mengatasi Kaki Pegal
      Tips Mengatasi Kaki Pegal
    • 8 Penyebab Bayi Susah Tidur
      8 Penyebab Bayi Susah Tidur
    • MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan
      MPASI Rumahan Mudah Dan Cepat Untuk Bayi 6 Bulan
    • Merangsang Persalinan Secara Alami
      Merangsang Persalinan Secara Alami
    • Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
      Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?


  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Recent Posts

    • 4 Tanda Si Kecil Terkena Demam Berdarah
    • Berapa Bulan Sekali Seharusnya Mam Pergi Perawatan?
    • Bagaimana Cara Menentukan Masa Subur Dengan Baik?
    • 4 Makanan Berwarna yang Bisa Mengubah Mood Si Kecil
    • 6 Cara Mengatasi Gejala Penyakit Kulit di Saat Banjir
  • Categories


Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id