Mam, tentu Anda sudah sering mendengar tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang umum terjadi di daerah beriklim tropis ini disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk dan lalu tertular pada manusia melalui gigitannya.
Mengutip doktersehat.com, Indonesia kini posisi menempati posisi Negara tertinggi dalam kasus penyakit DBD di Asia Tenggara.Tidak hanya di Asia Tenggara, Indonesia pun menempati peringkat kedua DBD tertinggi di dunia setelah Brazil. Selain itu, Demam Berdarah Dengue juga menjadi salah satu penyebab kematian anak di sebagian Negara Asia tertinggi. Oleh karena itu, kenaliah beberapa tanda atau gejala ketika si kecil terkena demam berdarah.
Tubuh Anak Mengalami Demam Tinggi
Tubuh anak dan balita lebih rentan dari orang dewasa sehingga penanganan demam berdarah sejak dini pada anak sangat diperlukan. Pada umumnya gejala demam berdarah pada anak dan balita tidak selalu muncul secara langsung, biasanya gejala tersebut muncul pada hari ke-4 hingga seterusnya. Gejala pertama penyebab demam berdarah adalah ketika anak atau balita Anda tiba-tiba mengalami demam tinggi.
Demam tinggi ini dapat mencapai suhu hingga 40 derajat selsius. Tidak hanya demam, biasanya tubuh anak akan merasa menggigil serta panas dingin. Demam tersebut bisa saja turun dan seperti akan sembuh, namun tiba-tiba kambuh lagi. Demam seperti ini akan terus berulang hingga hampir satu minggu. Ada baiknya Anda segera membawa anak Anda jika sudah mengalami demam hingga lebih dari 5 hari.
Tubuh Mendadak Lemas dan Lesu
Ketika terserang demam berdarah, tubuh anak Anda akan terasa sangat lemas dan lesu. Tidak hanya itu, biasanya anak akan mengalami rasa nyeri di belakang mata, nyeri sendi, otot dan atau tulang. Wajah anak atau balita Anda akan terlihat sangat pucat dan juga sakit kepala.
Muncul Bintik-bintik Merah dan ruam di Tubuh Anak
Mam, ketika Anda menemukan tubuh anak Anda berbintik-bintik dan ruam merah, hal tersebut adalah salah satu gejala dari demam berdarah. Bintik dan ruam merah disebabkan oleh virus dengue yang menyerang sistem pembukaan darah dalam tubuh. Pada fase yang paling parah, anak Anda kemungkinan akan mengalami mimisan dan lalu muntah darah seperti kopi berwarna hitam. Selain itu, kulit anak Anda juga akan mudah mengalami memar setelah terserang virus ini.
Rasa Mual dan Nafsu Makan Berkurang
Ketika anak Anda mengalami demam berdarah, anak Anda akan sering merasa mual hingga membuat nafsu makannya berkurang. Gejala demam berdarah pada anak biasanya masih termasuk pada tahap yang ringan hingga sedang. Namun pada orang dewasa gejala demam berdarah berawal dari tahap sedang hingga berat. Gejala demam berdarah biasanya terjadi selama satu minggu.
Mam, itulah beberapa gejala-gejala dari penyakit demam berdarah pada anak dan balita. Pada tiap gejalanya, tidak berbeda dengan gejala yang terjadi pada orang dewasa. Mam, segeralah bawa anak atau balita Anda ketika tiba-tiba terserang demam tinggi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut guna mencegah keterlambatan penanganan terhadap penyakit ini. Semoga bermanfaat, Mam!







07 Mar 2017
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar