• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum


Breaking

Berbagai Tipe Pola Asuh untuk Si Kecil

Gerakan Olahraga untuk Mencegah Penyakit Punggung

Rahasia Sukses dari Para Pemimpin Wanita di Dunia

Tanda-Tanda Mam dan Pasangan Membutuhkan Second Honeymoon

Tips Hidup Sehat Ala Jamie Oliver


Olahraga Outdoor yang Cocok untuk Ibu Hamil


 11 Apr 2016   Penulis Redaksi IbuDanMama  0 Komentar


Saat hamil, wajar jika tubuh Mam terasa lebih mudah pegal daripada biasanya. Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk absen berolahraga. Justru dengan berolahraga, kondisi tubuh Mam dan Si Kecil dalam kandungan akan selalu tetap prima. Agar aktivitas olahraga Mam tidak terasa membosankan, lakukan saja di area outdoor sambil mencari suasana baru. Berikut adalah beberapa jenis olahraga outdoor yang cocok dan aman dilakukan untuk ibu hamil seperti Mam.

Jogging

Siapa sangka jogging ternyata aman dilakukan sebagai olahraga outdoor untuk ibu hamil? Tidak perlu menempuh jarak yang terlalu jauh, Mam. Mengitari jalanan di kompleks perumahan rasanya sudah cukup. Ajak pula pasangan untuk menemani Mam jogging agar suasana terasa semakin menyenangkan, sekaligus sambil melakukan quality time. Namun, pastikan kondisi kandungan Mam tidak rentan terhadap timbulnya kontraksi, ya. Lalu, jangan paksakan diri jika Mam mulai lelah ketika sedang jogging.

Jalan Kaki

Apabila kondisi kehamilan Mam kurang mendukung untuk melakukan jogging, ubah saja jenis olahraganya dengan berjalan kaki. Berdasarkan riset dari American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil dapat melakukan olahraga jalan kaki selama tiga puluh menit per hari. Selama berjalan kaki, jangan lupa untuk selalu membawa air mineral agar Mam tierhindar dari dehidrasi. Hentikan olahraga jalan kaki jika Mam mengalami pendarahan, sesak napas, pusing, kontraksi, atau kram pada betis.

Olahraga Raket

Mam, ibu hamil ternyata masih diperbolehkan untuk melakukan olahraga raket seperti bulutangkis dan tenis, lho! Tentu intensitasnya tidak boleh setinggi atau sekeras orang lain dalam melaksanakan olahraga satu ini. Saat melakukan perputaran tubuh dalam memukul bola, usahakan agar tidak melakukannya terlalu keras demi menjaga kondisi kandungan, ya, Mam. Sebelum memulai olahraga raket, mintalah lawan untuk tidak bermain secara berlebihan. Jadi, Mam dapat mengambil waktu istirahat secara lebih leluasa.

Berenang

Segar sekali rasanya, ya, Mam, melihat orang lain berenang? Mam juga bisa melakukannya, kok. Berenang merupakan salah satu olahraga outdoor yang masih dinilai aman dilakukan untuk ibu hamil. Namun, perlu diingat bahwa gerakannya harus lembut dan tidak dipaksakan. Jika Mam tertarik untuk berenang, usahakan untuk melakukannya di kolam renang yang sepi untuk menghindari kemungkinan terjadinya kontak dengan orang lain. Dengan begitu, Mam akan terhindar dari risiko cedera.

Sebelum melakukan salah satu olahraga outdoor di atas, sebaiknya Mam berkonsultasi dan memeriksakan kondisi kandungan Mam ke dokter terlebih dahulu. Pastikan bahwa tubuh Mam dan Si Kecil dalam kandungan memiliki kondisi yang kuat untuk melakukan olahraga. Jangan sampai olahraga yang Mam lakukan justru mengancam kesehatan Mam dan Si Kecil, ya.

 

Related



About The Author

Redaksi IbuDanMama
Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!


Baca Juga:


Mencegah Risiko Infeksi pada Operasi Cesar
27 May 2016

7 Manfaat Bicara dengan Si Kecil dalam Kandungan
20 May 2016

8 Mitos Kehamilan di Indonesia, Benarkah Adanya?
08 May 2016

Yuk Komentar Mam!


  • Cari di Situs

  • Top Posts & Pages

    • 5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
      5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
    • Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
      Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
    • Atasi BAB Keras Pada Bayi
      Atasi BAB Keras Pada Bayi
    • Tips Mengatasi Kaki Pegal
      Tips Mengatasi Kaki Pegal
    • Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
      Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
    • Merangsang Gerakan Janin
      Merangsang Gerakan Janin
    • 5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
      5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
    • 7 Kiat Sukses Usaha di Bulan Ramadhan
      7 Kiat Sukses Usaha di Bulan Ramadhan
    • Merangsang Persalinan Secara Alami
      Merangsang Persalinan Secara Alami
    • 4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan
      4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan


  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Recent Posts

    • Berbagai Tipe Pola Asuh untuk Si Kecil
    • Gerakan Olahraga untuk Mencegah Penyakit Punggung
    • Rahasia Sukses dari Para Pemimpin Wanita di Dunia
    • Tanda-Tanda Mam dan Pasangan Membutuhkan Second Honeymoon
    • Tips Hidup Sehat Ala Jamie Oliver
  • Categories


Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id